Filosofi logo hari jadi ke-144 Banaran
Admin_Banaran 27 Mei 2026 17:06:11 WIB
Filosofi Logo Hari Jadi ke-114 Kalurahan Banaran
Tema:
“Gumbregah Nyawiji, Bebarengan Mbangun Desa”
Logo Hari Jadi ke-114 Kalurahan Banaran menggambarkan semangat kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. Setiap unsur dalam logo memiliki makna yang mencerminkan nilai persatuan, semangat, dan potensi yang dimiliki Kalurahan Banaran.
1. Dua Figur Manusia
Dua figur manusia yang saling berdampingan melambangkan jalinan persaudaraan yang erat antarwarga masyarakat Banaran, tanpa membedakan laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda. Kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam membangun desa melalui semangat gotong royong, persatuan, dan rasa memiliki terhadap Kalurahan Banaran.
Makna ini sejalan dengan filosofi “Nyawiji”, yaitu menyatukan langkah, pikiran, dan tujuan demi kemajuan bersama.
2. Kepala Berwarna Merah-Oranye
Bentuk kepala berwarna merah-oranye melambangkan masyarakat Banaran yang memiliki mindset juara, berpikir maju, kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
Warna ini juga mencerminkan keberanian, optimisme, dan semangat untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang demi kemajuan Kalurahan Banaran.
3. Angka 4 Berbentuk Obor
Angka 4 yang dibentuk menyerupai nyala api obor melambangkan semangat warga Banaran yang terus menyala dan tidak pernah padam.
Obor menjadi simbol penerang jalan menuju kemajuan, harapan, serta tekad masyarakat untuk terus bergerak maju dalam pembangunan desa. Unsur ini mencerminkan makna “Gumbregah”, yaitu bangkit, bersemangat, dan aktif berkontribusi demi kesejahteraan bersama.
4. Daun dan Tunas
Daun dan tunas yang tumbuh di bagian bawah melambangkan potensi sumber daya alam Kalurahan Banaran yang menjadi kekuatan dan penopang kehidupan masyarakat.
Selain itu, daun juga mencerminkan pertumbuhan, kesuburan, kelestarian lingkungan, serta harapan agar potensi yang dimiliki dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
5. Garis Lengkung di Bagian Bawah
Garis lengkung yang menyatu menggambarkan hamparan alam, lahan pertanian, serta fondasi pembangunan yang kokoh. Bentuk yang saling terhubung melambangkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam melangkah menuju tujuan yang sama.
Makna Keseluruhan
Logo Hari Jadi ke-114 Kalurahan Banaran merupakan simbol masyarakat yang bersatu, bersemangat, dan bergerak bersama membangun desa. Perpaduan figur manusia, obor, dan unsur alam menggambarkan semangat “Gumbregah Nyawiji, Bebarengan Mbangun Desa”, yaitu tekad seluruh warga Banaran untuk terus menjaga persatuan, mengembangkan potensi, serta mewujudkan Kalurahan Banaran yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
-
Sansan Wawa
artikel yang inspiratif :)...baca selengkapnya
06 November 2014 20:06:57 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |









